Bagi saya hal yang terpenting dari sebuah penginapan saat liburan itu cuma satu, bersih. Saya tidak akan pusing kalau harus berbagi kamar mandi karena tinggal di hostel share bathroom atau saya juga tidak risih kalau harus berbagi kamar dengan orang lain seperti di dormitory. Pun saya juga tidak akan misuh-misuh kalau harus bersempit-sempit karena tinggal di capsule hotel. Ya preference orang memang berbeda dan tidak perlu dipaksakan sama.

Bagi saya selama bersih and Iā€™m OK.

Karena bagi saya penginapan adalah tempat untuk meletakan barang-barang, bersih-bersih dan tidur. Udah ajah. Toh, saya akan lebih lama berada diluar penginapan. Tetapi hal utama dan selalu saya lakukan dimanapun lokasi dan tipe penginapannya adalah mencoba untuk explore daerah disekitarnya. Karena ternyata kita bisa menemukan hal menarik dan kadang beyond expectation loh.

Seperti pengalaman saya saat bertemu dengan salju pertama kali di Jepang. Padahal waktu itu bukan diawal tahun loh tapi di bulan April yang harusnya memasuki musim semi untuk negara dengan 4 musim. Aneh sih tapi bagaimana yah memang benar itu yang terjadi.

Saya akhirnya menginap di sebuah hostel yang memang sih sudah banyak review-nya di kalangan backpacker tapi lokasinya cukup jauh ke target tempat yang mau saya datangi. Plus ternyata lokasinya pun cukup jauh dari terminal bis tempat saya turun. Saat itu sedang turun hujan salju walaupun tidak lebat tapi cukup buat saya misuh-misuh sambil geret koper sendirian. Jadi rasa penasaran untuk explorasi daerah sekitar sirna. Malam itu sudah terlalu kelelahan dan juga saya tidak mau mati kedinginan ditengah hujan salju yang cukup lebat.

Besok paginya saya bangun cukup pagi karena harus mengumpulkan niat untuk berjalan disekitar hostel yang sebenarnya perlahan memudar. Ya bagaimana tidak, hostel ini bukan hostel yang saya inginkan dan sisa hujan salju tadi malam pasti membuat pagi ini luar biasa dingin.

Tanpa ada ekspektasi yang besar saya berjalan tanpa tujuan pagi itu dengan baju berlapis-lapis dan kamera dengan baterai yang full entah akan dipakai atau tidak nantinya. Tapi setelah berjalan kira-kira 15 menit, saya menemukan pemandangan yang luar biasa.

dsc03251dsc03257dsc03259

Coba kalau saya terlalu kesal untuk keluar pagi itu karena dingin lah atau capek geret-geret koper. Atau saya hanya terpaku pada target tempat yang mau saya datangi saja. Niscaya saya akan melewatkan pemandangan yang luar biasa ini. Di layar kamera saja sebagus ini apalagi aslinya kan?

dsc03270img_5548

Pesan moral, less your expectation about something. The less you expect the bigger you can get. Ga nyambung? Gak apa-apa, dalam hidup kadang segala sesuatu ga perlu disambung-sambungin šŸ˜‰

Note : tulisan ini dibuat karena melihat feed instagram yang penuh dengan liburan musim dingin orang-orang. Saya ga mau kalah. Udah gitu aja. Haha.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *